APAMSI

Thursday
Oct 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita

Berita

JSKY Klaim Ciptakan Modul Surya Berbobot Ringan Pertama di Dunia

JSKY Klaim Ciptakan Modul Surya Berbobot Ringan Pertama di Dunia
PT Sky Energy Indonesia, Tbk (JSKY) secara resmi memperkenalkan rangkaian produk modul surya inovatif miliknya, yang diberi nama J-Leaf, J-Feather dan J-Bifacial di The Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis (18/7).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Sky Energy Indonesia, Tbk (JSKY) secara resmi memperkenalkan rangkaian produk modul surya inovatif miliknya, yang diberi nama J-Leaf, J-Feather dan J-Bifacial di The Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

J-Leaf dan J-Feather merupakan modul surya berbobot ringan pertama di dunia, yang telah teregistrasi di Japan Patent Office.

“Kami menciptakan inovasi pertama dan satu-satunya di dunia, berupa modul surya berbobot ringan yang kami beri nama J-Leaf dan J-Feather. Produk ini merupakan solusi atas kelemahan modul surya konvensional yang memiliki bobot berat,” ujar Jackson Tandiono, Presiden Direktur PT Sky Energy Indonesia, Tbk.

Produk J-Leaf (5,6 kg/m2) dan J-Feather (3,7 kg/m2) memiliki bobot yang jauh lebih ringan, jika dibandingkan dengan modul surya konvensional yang memiliki berat sekitar 10,2 kg/m2.

Namun, keduanya tetap mampu menghasilkan daya maksimum setara 240 Pmax/W, dengan tingkat efisiensi modul surya sebesar 18 persen, dibandingkan modul surya konvensional yang hanya 16 persen.

Hadir dengan desain tanpa bingkai (frameless) dan tanpa sekrup (screw-less) untuk pemasangannya, J-Leaf dan J-Feather memiliki struktur yang sangat tipis, sehingga lebih mudah dalam proses instalasinya, dengan biaya yang lebih sedikit serta tidak akan merusak stuktur atap.

Kelebihan ini membuat produk J-Leaf dan J-Feather aman untuk dipasang di atap perumahan.

Struktur J-Feather yang lebih fleksibel bahkan membuat modul surya inovatif ini dapat diaplikasikan di atap garasi dengan bentuk melengkung, electric solar boat, dan JSKY flower.

Selain J-Leaf dan J-Feather, JSKY juga memperkenalkan produk J-Bifacial yang dapat menghasilkan lebih banyak daya, karena memiliki wajah modul di kedua sisinya (bifacial). Jumlah daya (kW) yang dihasilkan oleh J-Bifacial meningkat sekitar 5 persen sampai 30 persen, jika dibandingkan modul surya standar.

“Ketiga produk inovatif tersebut akan kami pasarkan mulai September 2019,” sambung Jackson. Ia menambahkan bahwa pada bulan September 2019 JSKY juga akan menampilkan ketiga produk inovatif tersebut dalam ajang Solar Power International di Utah, Amerika Serikat.

Adapun Ronald Sibarani selaku Direktur Marketing PT Sky Energy Indonesia, Tbk (JSKY) menambahkan Amerika merupakan target ekspor produk-produk JSKY.

“Apalagi sejak berlangsungnya Perang Dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, produk JSKY semakin diminati pasar AS untuk menggantikan produk asal Tiongkok,” imbuhnya.

Selain meluncurkan rangkaian produk terbaru, pada hari ini PT Sky Energy Indonesia, Tbk (JSKY) juga mengumumkan perubahan logo perusahaan, sebagai momentum awal JSKY untuk tampil sebagai penyedia solusi terintegrasi di Indonesia untuk sektor energi surya.

Bentuk segitiga pada logo baru JSKY merepresentasikan filosofi bergerak maju (move forward) melalui tiga fondasi 3P yaitu people, planet, dan profit.

Sedangkan varian warna pada logo baru JSKY merepresentasikan berbagai macam layanan yang akan disediakan oleh JSKY.

“Setelah melahirkan modul surya inovatif ini, kedepannya untuk sisi infrastruktur kami akan meluncurkan service centre serta aplikasi JSKY untuk memantau performa panel surya yang anda gunakan,” kata Jackson. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul JSKY Klaim Ciptakan Modul Surya Berbobot Ringan Pertama di Dunia, https://www.tribunnews.com/techno/2019/07/18/jsky-klaim-ciptakan-modul-surya-berbobot-ringan-pertama-di-dunia.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom

 

Last Updated ( Wednesday, 31 July 2019 06:54 )

 

Solar & Enery Storage Indonesia

Solar & Enery Storage Indonesia

 

Solar and Energy Storage Indonesia is set to be the premium exhibition that is focused towards introducing the latest innovations and quality high-grade technologies. T...

Mari menjual setrum ke PLN

Mari menjual setrum ke PLN
| Antyo /Beritagar.id

Ada dua jenis solar bagi Ignasius Jonan, menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM). Pertama, solar sebagai bahan bakar minyak (BBM). Kedua, sola...

Pandangan APAMSI terhadap pembangunan Industri Peralatan PLTS khususnya panel surya fotovoltaik berbasis teknologi silikon kristalin

Latar belakang
Mewujudkan kedaulatan energi bangsa Indonesia yang berbasis pada penggunaan energi terbarukan adalah :

  • sebuah kebutuhan mendesak,
  • Sebuah keniscayaan,
  • Sebuah ke...

Last Updated ( Friday, 08 February 2019 09:40 )

PLTS Terbesar di Pulau Sulawesi hadir di Gorontalo Utara

PLTS Terbesar di Pulau Sulawesi hadir di Gorontalo Utara
PT PLN (Persero) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sumalata dengan kapasitas terpasang 2 Mega Watt-peak (MWp). Pembangkit tersebut nantinya menjadi PLTS...

Last Updated ( Tuesday, 13 August 2019 02:35 )

FAQ - Listrik Surya Atap

FAQ - Listrik Surya Atap

Pemerintah mengeluarkan beleid baru. Permen ESDM RI No. 49 / 2018 di medio Nopember 2018 tentang pemasangan Sistim Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS ATAP). Terob...

Mau Pasang Panel Surya di Atap Rumah? Begini Aturannya

Mau Pasang Panel Surya di Atap Rumah? Begini Aturannya

Ilustrasi/Foto: Eduardo Simorangkir

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) telah merilis aturan penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS...

Last Updated ( Thursday, 29 November 2018 06:09 )

Mengejar Target Energi Terbarukan 23% di 2025 Lewat Listrik Atap

Mengejar Target Energi Terbarukan 23% di 2025 Lewat Listrik Atap

Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana/Foto: Ari Saputra

Jakarta - Pemerintah berupaya mendorong pemanfaatan energi ba...

Last Updated ( Thursday, 29 November 2018 06:05 )

Jonan: Permen Nomor 49 Tahun 2018 "Listrik Atap"

Jonan: Permen Nomor 49 Tahun 2018

PLTS/Foto: Dok. PLN

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 49 Tahun 2018. Permen ini berisi tent...

Last Updated ( Thursday, 29 November 2018 06:17 )

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 3