APAMSI

Monday
Dec 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita APAMSI PLTS Terbesar di Pulau Sulawesi hadir di Gorontalo Utara

PLTS Terbesar di Pulau Sulawesi hadir di Gorontalo Utara

E-mail Print PDF
PLTS Terbesar di Pulau Sulawesi hadir di Gorontalo Utara
PT PLN (Persero) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sumalata dengan kapasitas terpasang 2 Mega Watt-peak (MWp). Pembangkit tersebut nantinya menjadi PLTS terbesar di Sulawesi.

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- PT PLN (Persero) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sumalata dengan kapasitas terpasang 2 Mega Watt-peak (MWp). Pembangkit tersebut nantinya menjadi PLTS terbesar di Sulawesi.

"Program Pemerintah untuk pemanfaatan energi terbarukan seperti melalui pembangunan PLTS terus ditingkatkan, baik yang dilakukan oleh PLN maupun pihak ke-3 atau Independent Power Producer (IPP)," ujar GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan.

Nababan menambahkan penggunaan energi matahari sebagai sumber penghasil listrik melalui PLTS di wilayah kerjanya saat ini baru mencapai hampir 1 MWp. Dengan hadirnya PLTS IPP Sumalata 2 MWp ini, maka ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan energi terbarukan tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN saja, tapi turut didukung oleh pihak investor yang memiliki komitmen yang sama, yaitu membangun infrastruktur ketenagalistrikan dengan menggunakan energi terbarukan.

PLTS dibangun selama 8 bulan, terhitung sejak April 2015 hingga Desember 2015 oleh PT Brantas Adya Surya Energi (BASE), anak usaha dari PT Brantas Energi, bagian dari PT Brantas Adipraya (Persero). Kehadiran PT Brantas Adya Surya Energi ini merupakan perwujudan sinergi BUMN dengan PT PLN (Persero) dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.

Listrik yang dihasilkan oleh PLTS Sumalata ini tersambung langsung (On Grid) dengan jaringan 20 kV pada sistem distribusi PLN Area Gorontalo. Puncak tertinggi daya listrik (Peak Load) yang dihasilkan oleh PLTS ini adalah selama 3 jam, yaitu antara pukul 11.00 - 13.00 dengan beban bisa mencapai 2.049 kWp.

Direktur PT Brantas Adya Surya Energi, Pramono mengungkapkan pihaknya berterima kasih atas dukungan dari masyarakat dan pemerintahan setempat sehingga proses pembangunan PLTS yang 40 persen komponen panel surya yang digunakan adalah komponen lokal, dapat berjalan dengan baik.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan pemerintahan setempat yang telah mendukung kami sepenuhnya dalam menyelesaikan pembangunan PLTS," katanya.

PLTS Sumalata ini dibangun di atas lahan 5 hektar, dimana 3,5 hektar nya digunakan untuk kebutuhan penempatan 8.600 panel surya yang 40 persen komponennya adalah komponen lokal. Ini sejalan dengan upaya untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di infrastruktur ketenagalistrikan.

Last Updated ( Thursday, 06 December 2018 05:06 )  

Place Your Ads Here

Sample image

Pasang Iklan Anda disini. Sample Link

Place Your Ads Here

Pasang iklan anda disini?
Bila anda menjual produk-produk modul surya silahkan pasang iklan Anda di tempat kami.

Hot topic

 

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di RI

Len telah membangun IPP PLTS Kupang 5 MWp sebagai proyek Independent Power Producer PLTS ...

 

Pesawat Tenaga Surya Bisa Terbang Malam Hari?

Sebaliknya, proyek ini dirancang untuk menguji dan mempromosikan teknologi baru yang hemat...

 

Singapura Kembangkan Industri Energi Tenaga Surya

Para pelaku industri dan teknologi akan berbagi informasi. Para delegasi juga akan mendap...

 

Listrik Masih Ditunggu

  BATAM, KOMPAS - Saat PT PLN menggelar program Gerakan Sejuta Sambungan se-Indonesia p...

 

400 Pulau Belum Teraliri Listrik

AMBON, KOMPAS - Sebanyak 400 dari 440 pulau berpenghuni di Provinsi Maluku dan Maluku U...