APAMSI

Monday
Dec 17th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita Domestik Jonan: Permen Nomor 49 Tahun 2018 "Listrik Atap"

Jonan: Permen Nomor 49 Tahun 2018 "Listrik Atap"

E-mail Print PDF
PLTS/Foto: Dok. PLN
PLTS/Foto: Dok. PLN

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 49 Tahun 2018. Permen ini berisi tentang penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap oleh konsumen PT PLN (Persero).

Mengutip Permen tersebut, Senin (26/11/2018), aturan ini diterbitkan dengan latar belakang pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) guna memanfaatkan energi ramah lingkungan.

PLTS atap yang dimaksud dalam Permen ini adalah pembangkitan tenaga listrik menggunakan modul fotovoltaik yang dipasang dan diletakkan pada atap, dinding, atau bagian lain dari bangunan milik konsumen PT PLN (Persero) serta menyalurkan energi listrik melalui sistem sambungan listrik konsumen PT PLN (Persero).

Sistem PLTS atap meliputi modul surya, inverter, sambungan listrik, sistem pengaman, dan meter kWh
ekspor-impor. Kapasitas sistem PLTS atap dibatasi paling tinggi 100% dari daya tersambung konsumen PLN. Misalnya, sambungan rumah tangga terpasang 1.300 kWh maka maksimal PLTS atap yang dipasang adalah 1.300 kWh.

Adapun perhitungan ekspor energi PLTS atap dihitung berdasarkan nilai kWh ekspor yang tercatat pada meter kWh ekspor-impor dikalikan 65%. Perhitungan ini dilakukan setiap bulan berdasarkan selisih antara nilai kWh impor dengan kWh ekspor.

Pelanggan PLN yang ingin membangun PLTS atap harus mengajukan permohonan ke GMN Unit Induk Wilayah PLN yang dilengkapi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis. Persyaratan administrasi paling tidak memuat Nomor Identitas Konsumen PLN.

Sedangkan persyaratan teknis paling sedikit memuat besaran daya terpasang Sistem PLTS atap, spesifikasi teknis peralatan yang akan dipasang, dan diagram satu garis. Aturan ini berlaku sejak diundangkan pada tanggal 15 November 2018.

Sumber: detik.com

Semua hal terkait Sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) Nomor 49 Tahun 2018 dapat di temukan pada link Google Drive ini.

Last Updated ( Thursday, 29 November 2018 06:17 )  

Place Your Ads Here

Sample image

Pasang Iklan Anda disini. Sample Link

Place Your Ads Here

Pasang iklan anda disini?
Bila anda menjual produk-produk modul surya silahkan pasang iklan Anda di tempat kami.

Hot topic

 

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di RI

Len telah membangun IPP PLTS Kupang 5 MWp sebagai proyek Independent Power Producer PLTS ...

 

Pesawat Tenaga Surya Bisa Terbang Malam Hari?

Sebaliknya, proyek ini dirancang untuk menguji dan mempromosikan teknologi baru yang hemat...

 

Singapura Kembangkan Industri Energi Tenaga Surya

Para pelaku industri dan teknologi akan berbagi informasi. Para delegasi juga akan mendap...

 

Listrik Masih Ditunggu

  BATAM, KOMPAS - Saat PT PLN menggelar program Gerakan Sejuta Sambungan se-Indonesia p...

 

400 Pulau Belum Teraliri Listrik

AMBON, KOMPAS - Sebanyak 400 dari 440 pulau berpenghuni di Provinsi Maluku dan Maluku U...